KARAWANG, JAWA BARAT – Memasuki masa kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) periode Tahun 2026-2034, H.Nana Bunyana yang maju sebagai bakal calon Kepala Desa Pamekaran, Kecamatan Banyusari, mulai gencar menyosialisasikan visi dan misinya ke seluruh lapisan masyarakat. Dengan semangat membawa perubahan nyata, ia menawarkan program kerja yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan serta kemajuan desa.
Visi utama yang diusung H.Nana Bunyana adalah terwujudnya “Desa Pamekaran yang Maju, Mandiri, Religius, dan Sejahtera”. Landasan ini menjadi acuan utama untuk membangun desa yang lebih baik, modern, berdaya saing, serta tetap menjaga nilai-nilai keagamaan dan kearifan lokal.
Untuk mewujudkan visi tersebut, ia menyusun sejumlah misi strategis yang akan menjadi prioritas utama apabila nantinya dipercaya memimpin Desa Pamekaran, antara lain:
1. Membangun tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat
2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, dan pembinaan pemuda
3. Mengembangkan potensi ekonomi lokal, pertanian, dan usaha mikro guna menumbuhkan kemandirian ekonomi warga
4. Memperbaiki infrastruktur dasar, akses air bersih, serta irigasi pertanian demi menunjang aktivitas warga
5. Meningkatkan pelayanan kesehatan dan perlindungan sosial bagi warga rentan, lansia, serta anak yatim
6. Memperkuat nilai-nilai agama, budaya, serta kerukunan antarwarga demi terciptanya lingkungan yang aman dan damai
Dalam setiap pertemuan dengan warga, H.Nana Bunyana menyampaikan bahwa program yang disusun disesuaikan dengan kebutuhan nyata masyarakat Pamekaran. Ia berkomitmen untuk bekerja secara gotong royong bersama seluruh elemen desa tanpa memandang perbedaan.
“Kemajuan Desa Pamekaran bukan milik satu orang saja, melainkan milik kita semua. Saya mengajak seluruh warga untuk bergerak bersama membangun desa yang lebih baik, mandiri, dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar H.Nana Bunyana
Sosialisasi ini akan terus dilakukan secara berkeliling ke setiap dusun dan RT/RW agar seluruh warga memahami arah kebijakan serta rencana pembangunan yang akan dijalankan.
(**) Redaksi
